Bahasa:
Navigation: Home
Kategori
Wisata Flora
Link
Kalendar
September, 2010
MSSR KJS
   1234
5 67891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Unduh File

Hal: 1 |

Kebun Raya Sambas

Lokasi Kebun Raya Sambas terletak di Kawasan Areal Penggunaan Lain (APL) dan secara administratif berlokasi di Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Kebun Raya Sambas yang luasnya ±300 Ha, dalam dokumen RTRWK 2008 Kabupaten Sambas, secara geografis terletak pada koordinat BT 109º 27' 47,05" - 109º 29' 24,14” dan LU 01º 15’ 45,22” – 01º 17’ 3,30” dan berada di sebelah timur jalan provinsi Sambas-Balai Gemuruh. Kawasan Kebun Raya Sambas dapat dicapai melalui jalan darat yang jaraknya sekitar 20 km dari Kota Sambas dan melalui Sungai Sambas Kecil dengan lama perjalanan 2 sampai 4 jam dari depan Keraton Sambas (Istana Alwatzikhoebillah). Kebun Raya Sambas memiliki topografi relatif datar, dengan ketinggian 32 – 75 m diatas permukaan laut (dpl). Dalam tapak Kebun Raya Sambas terdapat jenis/greatgroup tanah Ultisols dan tanah Entisols. Kondisi vegetasi hutan merupakan tipe hutan dataran rendah dan sedikit hutan rawa dan hutan riparian yang didominasi jenis Dipterocarpaceae. Berdasarkan inventarisasi oleh LIPI tahun 2008 teridentifikasi tumbuhan didalam kawasan ini sebanyak 41 suku, 86 marga dan 113 spesies, misalnya Bangkirai, Ulin, Meranti, Keruing, Banggeris dan pohon-pohon buah seperti durian hutan, manggis hutan, langsat, kayu bawang dengan diameter sampai dengan 80 – 90 cm, serta tumbuhan pionir seperti Macaranga sp, Mallotus sp, dan lain-lain. Selain itu dijumpai jenis jahe-jahean, rotan, dan anakan/semai, Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) sebagai tumbuhan obat hutan, Banggeris (Koompassia excelsa) sebagai pohon madu, Kantung Semar/Entuyut (Nephentes sp), Daun Biru (Licuala sp), Bandang (Boorassodendron borneensis). Keberadaan Kebun Raya Sambas di masa mendatang dimungkinkan menjadi pusat penelitian kawasan riparian terluasyang belum ada di negara lain.

Fungsi Ekosistem riparian :

  • penyangga erosi
  • penutup tanah dan vegetasinya sebagai peneduh
  • mempercepat pembentukan kompos
  • sumber makanan serangga, binatang memamah biak, berbagai macam jenis ikan, burung, binatang, melata, kera, dll.
Kondisi air pasang tahun 2007 dan 2008 menunjukkan terjadinya penurunan permukaan air sungai pada bulan Agustus hingga 2 meter sehingga kondisi pasangnya lebih panjang. Hal ini berpengaruh sekali terhadap pertumbuhan vegetasi dan sistem penyimpanan air.