| September, 2010 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | ||
Kebun Raya Samosir
Perencanaan arsitektur bangunan dan tata
letak lokasi koleksi tumbuhan Kebun Raya Samosir tidak lepas dari aspek filosofi dan
budaya Batak. Misalnya penggunaan ornamen cicak sebagai simbol kesetiaan. Sedangkan tema sebagai kawasan konservasi flora pegunungan Sumatera Utara, terutama akan menampilkan jenis pinus endemik, koleksi tumbuhan obat, pewarna alam, penghasil buah dan kayu serta tanaman hias pegunungan yang akan ditata sesuai tema di area Taman Persahabatan. Perancangan juga memperhatikan fungsi-fungsi kebun raya, yaitu sebagai
kawasan konservasi tumbuhan, penelitian, pendidikan lingkungan serta ekoturisme.
Kebun Raya Samosir terletak di Pailit, Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Koodinat geografisnya 2°37’54”LU dan 98°52’07”BT.
Berjarak ± 2,7 Km dari Dermaga Feri Tomok, sekitar ± 35 km dari Kecamatan Pangururan sebagai Ibukota Kabupaten. Samosir.
Di sisi utara sampai timur berbatasan dengan perkampungan Hutaraja yang langsung berhadapan dengan Danau Toba sebelah timur laut. Jarak dari lokasi ke tepi Danau Toba hanya sekitar 200-300 m, dengan perbedaan ketinggian kurang dari 200 m.
Manfaat Kebun Raya Samosir
Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional(RTRWN), Kabupaten Samosir
dimana akan dibangun Kebun Raya Samosir ditetapkan sebagai kawasan hutan lindung dan hutan konservasi.
Hal ini sangat mendukung pelaksanaan pembangunan Kebun Raya Samosir sebagai fungsi kawasan penelitian dan konservasi flora pegunungan Sumatra.
Berbagai tahap pengembangan gagasan
telah dilaksanakan sejak Agustus 2007, dan saat ini telah ditetapkan sebuah lokasi yang akan dijadikan kawasan kebun raya seluas 100 ha. Lahan ini pada awalnya milik Yayasan Sosor Tolong Menolong (marga Sidabutar) yang secara resmi dihibahkan kepada Pemkab Samosir untuk dijadikan Kebun Raya Samosir.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,
melalui Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor bersama Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan masterplan
Kebun Raya Samosir pada tahun 2009.
Selanjutnya Pemkab Samosir akan menyusun peraturan daerah tentang Kebun Raya Samosir sebagai landasan hukum
pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
Mendukung penelitian dibidang pertanian/perkebunan untuk mendapatkan tanaman unggul pegunungan Sumatera Utara seperti buah-buahan, obat-obatan, rempah, tanaman hias dan pewarna ulos yang memiliki nilai ekonomi.
Mendorong pengembangan potensi pariwisata sebagai sarana rekreasi
edukatif.
Mendorong perkembangan pembangunan wilayah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya
Sebagai sarana pengenalan dan pengembangan budaya daerah, antara lain melalui penjualan kerajinan daerah, koleksi museum dan atraksi budaya yang disuguhkan pada saat-saat tertentu
Sumber Pendanaan Potensial
APBD Pemerintah Kabupaten Samosir, hibah Pemerintah Propinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat, hibah yayasan dan organisasi nasional dan internasional yang bergerak dibidang konservasi, perusahaan swasta dan perseorangan. Pendapatan kebun raya, seperti : penjualan tiket dan program wisata, pendapatan dari penjualan cendera mata dan tanaman, pendapatan dari usaha kebun raya lainnya. Adanya area persahabatan yang menampilkan taman tematik negara sahabat. Pembiayaannya bersumber dari kedutaan besar atau dapat melalui program CSR perusahaan multinasional yang dimiliki negara tersebut
|
Visitor for Today : 62 Total Visitor : 27375 Hits for Today : 568 Total Hits : 311487 Online Users: 6 |








Visitor for Today : 62
Total Visitor : 27375
Online Users: 6 
