Bahasa:
Navigation: Home
Kategori
Wisata Flora
Link
Kalendar
September, 2010
MSSR KJS
   1234
5 67891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
Unduh File

Hal: 1 |

Kebun Raya Jambi

Pembangunan Kebun Raya Bukit Sari Jambi mula-mula diprakarsai oleh Bupati Bungo Tebo, Abdul Muthalib, pada tahun 1990 untuk mempertahankan keberadaaan tanaman khas yang ada di daerah tersebut. Hal ini juga sejalan dengan berlakunya undang-undang otonomi daerah yang berupaya meningkatkan kualitas daerahnya dengan berbagai cara, salah satunya dengan membangun kebun raya. Dalam upaya mendukung keinginan daerah sebagaimana tersebut diatas, Kebun Raya Bogor menyambut baik keinginan pemerintah daerah untuk membangun kebun raya di setiap daerah. Pada akhirnya pada tanggal 19 Juni 2003 dilakukan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) antara Gubernur Jambi (H. Zulkifli Nurdin) dan Kepala LIPI (Umar Anggara Jenie) serta Perjanjian Kerjasama antara Ketua Bappeda Propinsi Jambi (H. Irwan Tan), Kepala Bappeda Kabupaten Tebo (Mahyudin), Kepala Bappeda Kabupaten Batanghari (A. Haris AB) dan Kepala Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor –LIPI (Dedy Darnaedi). Bermula dari permintaan Pemda Jambi inilah kemudian banyak pemda lain juga ingin membangun sebuah kebun raya di daerah.

Lokasi

Kebun Raya Bukit Sari, Jambi dibangun di kawasan Hutan Wisata Bukit Sari, Jambi mencakup areal seluas 425 ha yang berlokasi di Jalan Raya Jambi – Padang km 138 dari Kota Jambi. Sebagian Kawasan ini masuk wilayah Kabupaten Batanghari dan sebagian lainnya masuk wilayah Kabupaten Tebo; terletak pada ketinggian 50 – 105 m dpl, dengan temperatur udara berkisar antara 20º – 36º C dan curah hujan tahunan rata-rata sekitar 1605 mm.

Poetensi Lokasi

  • Lokasi Kebun Raya Bukitsari sebagai sentra pengembangan pariwisata bagi kawasan sekitar, karena belum ada fasilitas penunjang pariwisata di sekitarnya.
  • Memiliki akses yang cukup baik yaitu jalan utama antar propinsi (Jambi-Padang).
  • Memiliki hutan lindung yang menjadi salah satu sumber mata air.
  • Merupakan salah satu kawasan yang masih memiliki hutan tanaman asli setempat.

Tujuan Pembangunan

  • Menyelamatkan dan melestarikan kawasan hutan yang tersisa
  • Konservasi in-situ dan ex-situ berbagai jenis tumbuhan di Propinsi Jambi
  • Tempat penelitian dan pendidikan botani, arboretum dan laboratorium alam hutan tropis
  • Obyek wisata alam di Propinsi Jambi